RSS

Si ruak Baba

si ruak baba

si ruak baba

si ruak baba pailahon donganna do
(si mulut besar pasti mempermaulakan temannya sendiri)

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 17, 2012 in Batak, Mr. Zekong, Poda

 

Tag: , ,

Martabe

Marsipature hutanabe
MARTABE

Membangun daerah masing-masing

Inilah ide yang dicetuskan (jika tidak salah) oleh Mantan Gubernur Sumatera Utara, Raja Inal Siregar.
Mungkin dalam prakteknya bisa disebut Otonomi Daerah.
Dalam hal tertentu bisa saja berbeda.

Bisa jadi dicetuskan untuk menggugah orang Sumatera Utara yang cenderung merantau, dan ketika merantau sering melupakan daerah asalnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 4, 2011 in Uncategorized

 

Tag:

Tataring

tataring

Unang sai (jangan hanya)
ditataringi (diperapian itu)
ho (kamu)
somatutung (jangan sampai terbakar)
tanganmi..(tanganmu)

Terjemahan word-per-word di atas bisa agak janggal.
Terjemahan dinamis kira-kira begini:
Jangan main di perapian dong, terbakar ntar tanganmu

Setiap penerjemah mengerti akan hal itu

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 14, 2011 in Batak, Mr. Zekong

 

Tag: ,

Ise do puang

Bah, boasa gabe songoni ate
ise do puang mambahen i
(wah, kenapa jadi begitu ya,
siapa gerangan pelakunya?

perhatikan perbedaan penulisan songoni dengan mambahen i
meski bisa ditulis menjadi songon i dan mambaheni, tetapi dalam ucapan sebenarnya adalah songoni dan mambaheni

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 10, 2011 in Mr. Zekong

 

Tag: ,

Sada rohanta

Sada rohanta, dame mahita
(Jika kita bersatu hati, akan ada damai)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada September 28, 2011 in Mr. Zekong, Poda

 

Tag: , ,

Ahu, imana, manang hamuna?

Horas;

sekedar refresing, kita akan membuat kalimat-kalimat perbincangan sederhana untuk mengingatkan beberapa “subject” dan penggunaannya yang kadang kala sebagai “objeck”

Ahu = aku, saya
bisa juga disingkat menjadi au, untuk menyatakan kata milik menjadi -hu atau -ku, contoh: jabukku (sebenarnya ditulis jabungku) = rumahku

Imana = dia (laki-laki atau perempuan)
Imana bisa juga diucapkan ibana, kata ini bisa menyatakan kata milik. Contoh: jabuni imana = rumahnya dia.

hamuna = kalian, kamu
Hamuna bisa juga diucapkan hamu saja, atau langkam (dibaca lakkam), dan jika singular sama dengan ho (tetapi jangan ucapkan itu kepada orang yang lebih tua atau penatua dalam intonasi yang cepat, bahaya, ngga sopan). Untuk kata milik digunakan: muna, contoh ulaonmuna = kerjaan kalian

beberapa kata lain adalah..
Hita = kita
Dalam beberapa kondisi lebih enak menyertakan kata saluhutna, jadi kata hita menjadi hita saluhutna artinya kita semuanya. Kata miliknya adalah
-ta, contoh jabutta (disingkat dari kata jabu ni hita) = rumah kita

Dalam bahasa inggris ada kata it, maka untuk bahasa batak gunakan kata “innian” (itu) atau “innion” (ini).

Contoh Percakapan:
Kondisi, 3 anak (A, B, C) ketemu dengan mr Zekong:

A: Horas tulang (horas Tulang), santabi tulang (maaf ya tulang), manungkun jolo (bertanya dulu), dia do jabu ni Tulang Zekong (dimana rumahnya Tulang Zekong)?
B+C sambil manggut-manggut

Zekong: Bah apala aha huroa ulaonmuna ? (Wah apa gerangan kerjaan kalian ?)<– perhatikan kata hamuna menjadi muna

Zekong: Ai ise do ho? (siapa kamu?)
B: Hami apala anak ni si Jaultop do tulang (Kami anak kandung dari si Jaultop tulang)
C: Si Jaultip na mangalap boru Tobing sian Lobu Pining (Si Jaultop yang menikah dengan boru Tobing daerah Lobu Pining)

Zekong : Bah hamuna doi? (Wah kalian itu yah?) Au do Tulangmu si Zekong (akulah Tulangmu si Zekong)

A+B+C berbisik: bohado hita leanma tugo on? (bagaimana kita kasih ngga bekal ini?)
C ke B : Ho ma mangalehon, maila au (kau ajah yang ngasih, malu aku)
B ke A : Ah homa mangalehon, ho do siangkangan (ah kamu saja yang memberikan, kamu koq sikakaan)
A : Oo tahe maubma hita saluhutna (wahh wahh tenggalamlah kita semuanya)

A : Tulang, holan na naeng mangalehon innion do hami (Tulang, cuman mau memberikan ini koq kami)
Zekong : Apala aha huroai? (apa gerangan itu?
B: Tugo do i tulang (bekal itu tulang)

Zekong : Bah mauliatema dihamuna ateh (Wah terimakasihlah buat kalian ya)

C: Molo songoni laho majo hami tulang (Kalau begitu pergilah dulu kami ya tulang)

Zekong: Ok ok.. Pasahat hamuna tabenggku tu inangmu ate (ok ok, sampaikan salamku kepada ibumu ya)

A+B+C : Olo tulang, hupasahat hami pe (Ya tulang kami akan sampaikan)

Note:
Maub = terbawa arus air, tenggelam, ini menjelaskan kepada keadaan yang terombang-ambing, tidak jelas.
Jadi untuk mengatakan seseorang yang tidak jelas juntrungannya orang batak mengatakan maubma ho = maublah kau.

Tugo = baca di Tugo

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada September 2, 2011 in Batak

 

Tag: ,

Lakkam

Horas;

Ini pelajaran ke sepuluh (Onma parsiajaran nomor sappulu)
Kita akan berdiskusi tentang “KAMU”.

Kamu dalam bahasa batak sbb:
Kamu
singular disebut : ho, dalam bahasa sopan disebut hamu atau hamuna, bahasa kompak=langkam (baca lakkam)

plurar: hamu atau hamuna,

contoh:
1. Marsiajar hamu annon dijabu ateh, ninna guru matematikaima tu muridna
(belajar kalian nanti di rumah ya, kata guru matematika itulah ke muridnya)

2. Unang songoni antong langkam lae, rap mangan ma hita padua (jangan seperti itulah engkau lae, makan bersama-sama saja kita berdua)

Jadi dalam bahasa Inggris hamu/hamuna/langkam sama dengan “you“, bisa singular bisa plular.

Ba songonima jo sian ahu tu hamuna
(Ya seperti itulah dulu dari saya untuk kalian)

Hey YOU, orang batak mengucapkan menjadi “Marhuai langkam disi“.
Horasma

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 22, 2011 in Batak

 

Tag: , ,